Adopsi XM Concept, “MPV Sejuta Umat” Nissan Bakal Beda dari Mitsubishi

Forexmart
MPV Sejuta Umat Nissan

MPV Sejuta Umat Nissan Adopsi XM Concept

Kolaborasi MPV Sejuta Umat Nissan dan MPV Sejuta Umat Mitsubishi Adopsi XM Concept - Jika Toyota-Daihatsu punya Avanza dan Xenia, lantas bagamana dengan kolaboasi dua perusahaan Jepang, Nissan dengan Mitsubishi? Ya, topik mengenai produk multi purpose vehicle (MPV) hasil kolaborasi keduanya pun diantisipasi banyak orang.

Mitsubishi sendiri bakal segera memasarkan MPV terbarunya, XM Concept. Sedangkan Nissan, hingga saat ini belum terlihat bakal menghadirkan produk yang mengisi segmen pasar besar itu.

Presiden Direktur PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) Eiichi Koito mengatakan, pihaknya tentu saja mempunyai keinginan untuk menghadirkan MPV. Namun, saat ini Nissan belum bisa memastikan kapan tepatnya MPV tersebut meluncur. Ia hanya bisa memastikan bahwa platform yang akan digunakan nanti kemungkinan diadopsi dari XM Concept milik Mitsubishi.

Dengan nahkoda baru, Eiichi Koito sebagai Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), salah satu yang paling hot dibicarakan, adalah soal kolaborasi dengan Mitsubishi soal model multi purpose vehicle (MPV) “sejuta umat”. Koito yang notabene “orang Mitsubishi” diharapkan bisa memuluskan rencana Nissan memasarkan produk serupa tapi tak sama, menggunakan platform XM Concept, yang siap diluncurkan Mitsubishi, Agustus 2017 mendatang.

 

MPV Sejuta Umat Nissan & Mitsubishi Adopsi XM Concept

Berkat langkah akuisisi 34 persen saham, Nissan Motor Company terhadap Mitsubishi Motors Corporation di Jepang, opsi “menjarah” platform XM Concept, yang disiapkan sebagai MPV sejuta umat Mitsubishi bisa dilakukan Nissan. Meskipun, pihak NMI memastikan, meski menggunakan platform sama, MPV sejuta umat punya Nissan akan berbeda sama sekali dengan Mitsubishi.

“Meski platform sama, tetapi tidak akan identik seperti Toyota-Daihatsu, karena konsumen Mitsubishi dan Nissan itu berbeda,” kata Koito.

Davy Jeffery Tuilan, Vice President Nissan Sales & Marketing, mengatakan, salah satu yang berbeda kolaborasi Toyota-Daihatsu dan Nissan-Mitsubishi adalah konsep aliansi. Kalau Toyota jelas, merupakan pemilik mutlak dari Daihatsu, sehingga apapun yang diinginkan akan lebih mudah terealisasi.

“Sementara konsep Nissan-Mitsubishi ini aliansi, jadi kita saling tarik ulur. Siapa yang bisa punya cost lebih baik, lebih kompetitif, dia akan didahulukan. Tapi soal model kolaborasi, pasti berbeda dengan konsep Toyota-Daihatsu,” kata Davy.

Tags: